Informasi MCP

1. Bioreaktor

🎥 Bioreaktor
• Pit POME

Pit ini berfungsi untuk memisahkan pasir dari POME yang dipompa dari kolam 1 sebelum dikirim ke mixing pit lagoon 1 dan 2. Terdiri dari 2 kotak, overflow kotak pertama menuju kotak kedua lalu dipompakan ke mixing pit. POME melewati strainer sebelum masuk mixing pit untuk memaksimalkan pemisahan kotoran.

• Pit Pompa POME

Pit untuk memompakan POME dari kotak kedua pit POME ke mixing pit lagoon 1 dan 2.

• Mixing Pit Lagoon 1

Di sini POME dicampur dengan sludge aktif (dari kolam 10, bottom sludge lagoon 1, dan sludge recycle sedimen 1) untuk mendapatkan umpan ideal ke biodigester dengan pH 6.5–7.0 dan suhu 35–37°C.

• Mixing Pit Lagoon 2

Sama seperti lagoon 1, pencampuran POME dan sludge aktif dilakukan untuk memastikan kualitas umpan ke biodigester.

• Pit Sirkulasi Lagoon 1

Tempat pompa feeding dan sirkulasi. Campuran sludge dimasukkan dari nozzle dasar lagoon sambil dilakukan agitasi untuk distribusi substrat dan penyamaan suhu.

• Pit Sirkulasi Lagoon 2

Fungsinya sama seperti lagoon 1 untuk feeding dan sirkulasi serta agitasi.

• Pit Transfer Lagoon 1

Fasilitas pengurasan sludge jenuh secara periodik agar volume aktif biodigester terjaga dan bakteri tetap optimal.

• Pit Transfer Lagoon 2

Fungsi sama seperti lagoon 1, menjaga volume aktif biodigester dengan pengurasan berkala.

• Pit J Lagoon 1

Berfungsi memisahkan kandungan air secara gravitasi pada pipa gas sedimen 1 sebelum dialirkan ke jalur pipa gas lagoon 1.

• Pit J Lagoon 2

Fungsinya sama seperti lagoon 1 namun untuk jalur gas sedimen 2.

• Rumah Pompa Kolam 10

Memiliki 2 pompa untuk suplai sludge dari kolam 10 ke mixing pit lagoon 1 dan 2. Pompa bisa dipakai bergantian.

• Pit Sludge Recycle Sedimen 1

Untuk memompakan sludge dari dasar kolam sedimen 1 kembali ke mixing pit lagoon 1.

• Pit Sludge Recycle Sedimen 2

Untuk memompakan sludge dari dasar kolam sedimen 2 kembali ke mixing pit lagoon 2.

2. Scrubber & Flare

🎥 Scrubber
• Precooler 1 & 2

Menurunkan suhu biogas menggunakan spray air untuk meningkatkan kelarutan H₂S dalam air.

• Scrubber 1, 2, 3

Menghilangkan H₂S dari biogas melalui spray air. H₂S perlu direduksi karena sangat korosif.

• Reservoir

Tangki penyimpanan air scrubber. pH air harus ≥ 7.0 agar efisien menyerap H₂S.

• Separator 1 & 2

Memisahkan kandungan air pada biogas setelah scrubber menggunakan prinsip gravitasi.

• Knock Out Potts 1 & 2

Unit lanjutan pemisahan air dalam gas, juga berbasis gravitasi.

• Chiller 1 & 2

Mengubah uap air menjadi tetesan air menggunakan sistem refrigerasi.

• Pit Overflow Reservoir

Bak untuk menampung overflow reservoir, menjaga agar air tidak jenuh H₂S.

• Flare

Membakar kelebihan biogas tanpa melalui scrubber. Sebagai safety jika tekanan gas berlebih.

3. Engine Room

🎥 Engine Room MCP
• Jinan 1 & 3

Genset generasi awal yang digunakan sebagai pembangkit listrik di MCP.

• Jenbacher 1 & 2

Genset utama yang digunakan saat ini. Biogas dari scrubber digunakan sebagai bahan bakar.

• Radiator Jenbacher 1 & 2

Sistem pendingin genset Jenbacher menggunakan coolant.

• Cooling Tower Jinan

Sistem pendingin untuk genset Jinan 1 dan 3.