Informasi MCP
1. Bioreaktor
• Pit POME
Pit ini berfungsi untuk memisahkan pasir dari POME yang dipompa dari kolam 1 sebelum dikirim ke mixing pit lagoon 1 dan 2. Terdiri dari 2 kotak, overflow kotak pertama menuju kotak kedua lalu dipompakan ke mixing pit. POME melewati strainer sebelum masuk mixing pit untuk memaksimalkan pemisahan kotoran.
• Pit Pompa POME
Pit untuk memompakan POME dari kotak kedua pit POME ke mixing pit lagoon 1 dan 2.
• Mixing Pit Lagoon 1
Di sini POME dicampur dengan sludge aktif (dari kolam 10, bottom sludge lagoon 1, dan sludge recycle sedimen 1) untuk mendapatkan umpan ideal ke biodigester dengan pH 6.5–7.0 dan suhu 35–37°C.
• Mixing Pit Lagoon 2
Sama seperti lagoon 1, pencampuran POME dan sludge aktif dilakukan untuk memastikan kualitas umpan ke biodigester.
• Pit Sirkulasi Lagoon 1
Tempat pompa feeding dan sirkulasi. Campuran sludge dimasukkan dari nozzle dasar lagoon sambil dilakukan agitasi untuk distribusi substrat dan penyamaan suhu.
• Pit Sirkulasi Lagoon 2
Fungsinya sama seperti lagoon 1 untuk feeding dan sirkulasi serta agitasi.
• Pit Transfer Lagoon 1
Fasilitas pengurasan sludge jenuh secara periodik agar volume aktif biodigester terjaga dan bakteri tetap optimal.
• Pit Transfer Lagoon 2
Fungsi sama seperti lagoon 1, menjaga volume aktif biodigester dengan pengurasan berkala.
• Pit J Lagoon 1
Berfungsi memisahkan kandungan air secara gravitasi pada pipa gas sedimen 1 sebelum dialirkan ke jalur pipa gas lagoon 1.
• Pit J Lagoon 2
Fungsinya sama seperti lagoon 1 namun untuk jalur gas sedimen 2.
• Rumah Pompa Kolam 10
Memiliki 2 pompa untuk suplai sludge dari kolam 10 ke mixing pit lagoon 1 dan 2. Pompa bisa dipakai bergantian.
• Pit Sludge Recycle Sedimen 1
Untuk memompakan sludge dari dasar kolam sedimen 1 kembali ke mixing pit lagoon 1.
• Pit Sludge Recycle Sedimen 2
Untuk memompakan sludge dari dasar kolam sedimen 2 kembali ke mixing pit lagoon 2.
2. Scrubber & Flare
• Precooler 1 & 2
Menurunkan suhu biogas menggunakan spray air untuk meningkatkan kelarutan H₂S dalam air.
• Scrubber 1, 2, 3
Menghilangkan H₂S dari biogas melalui spray air. H₂S perlu direduksi karena sangat korosif.
• Reservoir
Tangki penyimpanan air scrubber. pH air harus ≥ 7.0 agar efisien menyerap H₂S.
• Separator 1 & 2
Memisahkan kandungan air pada biogas setelah scrubber menggunakan prinsip gravitasi.
• Knock Out Potts 1 & 2
Unit lanjutan pemisahan air dalam gas, juga berbasis gravitasi.
• Chiller 1 & 2
Mengubah uap air menjadi tetesan air menggunakan sistem refrigerasi.
• Pit Overflow Reservoir
Bak untuk menampung overflow reservoir, menjaga agar air tidak jenuh H₂S.
• Flare
Membakar kelebihan biogas tanpa melalui scrubber. Sebagai safety jika tekanan gas berlebih.
3. Engine Room
• Jinan 1 & 3
Genset generasi awal yang digunakan sebagai pembangkit listrik di MCP.
• Jenbacher 1 & 2
Genset utama yang digunakan saat ini. Biogas dari scrubber digunakan sebagai bahan bakar.
• Radiator Jenbacher 1 & 2
Sistem pendingin genset Jenbacher menggunakan coolant.
• Cooling Tower Jinan
Sistem pendingin untuk genset Jinan 1 dan 3.